24 Maret 2008, tepatnya pukul 18.30 WIB kami berkumpul di Keputih gang3/30. Malam ini akan mengadakan rapat tertutup untuk membahas rencana agung dan sangat mulia, yaitu mendirikan organisasi yang bisa menyatukan mahasiswa Lamongan untuk bergerak dalam menyikapi berbagai problematika di Lamongan.
Tanpa penjagaan kepolisian maupun SKK(Satuan Keamanan Kampus, atau kami sering menyebutnya “Satpam Kurang Kerjaan”) acara ini tetap berlangsung aman.
Tempatnya sangat kondusif, sebuah ruangan tertutup seluas kurang lebih 2,5 x 3 meter dilengkapi AC terbaik sepanjang jaman, karena paling ramah lingkungan, yaitu jendela. Iya, rapat itu bertempat di kos-kosan sederhana bahkan sering kami klaim dan bangga-banggakan di depan teman-teman kami sebagai kos-kosan termurah di kawasan Surabaya Timur.
Meskipun begitu tapi tidak menghalangi munculnya ide-ide besar dari kami. Baiklah saya akan menceritakan sedikit ide-ide besar dari mereka.
Rapat ini dihadiri oleh 5 orang yang bakal menjadi pelopor dan pencetus ide-ide besar untuk Lamongan. Di depan kami duduk dengan gagahnya Joko Pambudianto, mahasiswa yang pantang menyerah inilah yang telah melahirkan gagasan awal untuk mengumpulkan kami di sini, malam ini. Tokoh yang tiap saat memiliki ide-ide spontan ini mamang hidup dengan banyak mimpi. Dia sangat yakin kesuksesan hanya bisa didapat jika kita pinya impian. Itu kata-kata yang selalu diceramahkan padaku. Dan mendirikan organisasi baru ini adalah salah satu mimpinya. Dia yang memimpin rapat malam ini.
Paling kanan di depan Joko duduk dengan tenang seorang mahasiswa religius yang tiap kata-katanya menunjukkan dia orang yang sangat bijak. Sedikit kata-kata yang muncul dari dia,tapi begitu dia bicara, kata-katanya sangat berbobot. Kami tidak heran karena dia memang orang hebat. Hasanuddin namanya. Dia mahasiswa peraih beastudy ETOS. Hampir tiap saat dia digembleng di asrama para Etoser dengan berbagai pelatihan.
Sebelah Hasan duduk dengan santai seorang mahasiswa Geomatika ITS. Dari tadi kulihat dia menyandarkan tubuhnya ke tembok. Jangan salah, dia bukannya pemalas atau lagi sakit, tapi memang itu sudah menjadi penampilannya. Santai tapi tegas. Gaya bicaranya yang praktis dan tepat pada sasaran seolah ingin menampakkan keseriusannya sebagai orang teknik. Muhammad Mubarok namanya. Berkali-kali dia protes ke pimpinan rapat, dia merasa rapat terlalu lama dan bertele-tele. Dia akhirnya izin meninggalkan rapat untuk beli makan. Ternyata dari tadi dia kelaparan.
Sebelah Barok ada Aditya Rosyadi. Gaya bicaranya sangat khas menggambarkan kalau dia orang Sosial, bicaranya sangat lancar, panjang dan mbulet. Nadanya tegas menampakkan bahwa dia orang yang selalu optimis memandang kehidupan. Sikap kepemimpinannya sangat kelihatan. Ketika diskusi dengan dia anda langsung dapat merasakan bahwa dia sudah sangat berpengalaman dalam organisasi. Iya, dia mantan ketua OSIS SMAN 1 Lamongan. Jadi kami tidak heran dia sangat dominan dalam rapat ini. Ide-idenya sangat luar bisa. Analisanya sangat luar biasa. Dia berpendapat bahwa kita tidak bisa menunjukkan eksistensi organisasi baru ini di lamongan dengan cara merusak system politik yang sudah tertata rapi di bawah kepemiompinan Masfuk. Kita hanya bisa masuk dan bergerak secara underground ke dalam organisasi yang sudah mapan di Lamongan.
Sebelah kanan Aditya duduk dengan serius dari awal tadi. Tidak banyak kata-kata yang muncul darinya. Idenya biasa-biasa saja. Berbeda dengan yang lain, yang kreatif memunculkan ide dan gagasannya masing-masing, tapi anggota rapat yang terakhir ini penampilannya pesimis dan cuek. Benar-benar tidak patut dicontoh. Percuma kami mengundang orang ini. Hanya menhabiskan hidangan wafer coklat yang disuguhkan joko pada kami. Berkali-kali dia menatap HP-nya. Benar-benar kurang ajar orang itu, lainnya beradu argumen untuk membangun basis organisasi yang bisa menjadi pendobrak kematian organisasi konvensional di Lamongan, ternyata dia malah sibuk sms-an. Ingin sekali mencekek batang hidungnya.
Mau tahukah Anda siapa orang itu? Siapa lagi kalau bukan aku. Tapi jangan khawatir kawan, meskipun aku sms-an tapi aku bisa mendengar sebagian besar gagasan-gagasan kalian.
Semoga rencana ini akan terealisasi segera. Aku yakin, kalian pendobrak perubahan bangsa ini di masa mendatang. Terus semangat.


Dasar wong edan,,,pa’i,,pa’i, ngono kok yo urip,,
asww..
bagus akhi,ana dukung untuk idenya…
mudah-mudahan dengan adanya mahasiswa-mahasiswa sprti kalian ini bisa menghidupkan kota lamongan…
ana sbg wrga lamongan n mahasiswa turut bangga,krn masih ada agent of change bwt lamongan ke depan…
good…
wsww…
jazakllh….
isa2 ae mas pa’i iki.
trnyata imajinasix maen jg.
kykx mas joko, adit, dkk gag gitu2 amat dech..tp jd kyk bung karno dkk j d’sini.
aQ alumnie smasa jg lho mas..
adek kelasmu..
he3
tapi salut dech bwt blog e..
ajarin aq yow!
sering kali perubahan dilakukan oleh pemuda, saya berasal dari lamongan dan juga pemuda, klo memang rencana besar itu membutuhkan pemuda seperti saya, saya siap bersumbangsi.. jangan menunggu sempurna..