Mengingat artikel ini sangat menyita perhatian pembaca utk bercoment, tolong dibaca dulu sampai selesai, baru berkomentar yah?
Boleh percaya boleh tidak tapi itulah faktanya. Tidak ada kewajiban bagi wanita yang mengaku beragama Islam (muslimah) untuk berjilbab.
So…buat para perempuan yang memeluk Islam baik karena keluarga, karena ikut-ikutan maupun yang merasa itu panggilan hati, ternyata kalian boleh untuk tidak memakai jilbab.
KAGET…??? SENANG…??? GAK PERCAYA…?!
Serius nih,,Coba buka mushaf kalian. Baca ayat ini:“Hai nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan wanita-wanita mukmin: ‘hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka’. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Al-Ahzab, 33:59)
Ngerti gak……..?!
Apakah kamu istri nabi? BUKAN
Apakah kamu anak perempuan nabi? BUKAN
Apakah kamu wanita mukmin? Wanita yang beriman pada yang enam; Allah, malaikat, nabi n rasul, kitab suci (Al-Qur’an), hari akhirat, qadha n qadar???
Apakah kamu termasuk orang-orang yang percaya kepada enam elemen rukun iman tersebut?
Well...silahkan jawab sendiri. Tanya hatimu apakah kamu wanita mukmin. Kalau jawabannya TIDAK maka kamu terbebas dari kewajiban berjilbab or menutup aurat. Kamu bisa bebas berekspresi dalam hal berpakaian. Kamu juga bebas bereksperimen untuk menentukan jenis pakaian seperti apa yang kira-kira cocok buat menampilkan kepribadianmu. Pakaian ala tarzan atau ala britney or sekalian aja ikutan tren berpakaian ala animalia alias tuelanjang boegil. Back to nature,,he,,he,,
….
Ini baru dari akal2an lho yah,,belum dari penafsiran ulama’- ulama’ gedhe,,
Sekali lagi,,ini adalah salah satu usaha penyadaran dengan perenungan, bukan usaha membingungkan orang awam. Kalau ndak sesuai dengan metode ini,,silahkan kritik dan caci maki yah,,makasih atas caciannya yang membangun,,
Semoga bermanfaat..


Assalamualaykum…
Islam memang mengajarkan.. untuk “bebas bicara” sampai-sampai… yang namanya Imam sholatpun boleh ditegur kalau salah mengimami… disaat imam tersebut bertugas..
Bicara yang “benar” dan “berdasar hukum” harus disampaikan “dengan cara yang benar”… bila tidak…
Allah tidak akan segan-segan meminta pertanggungan jawab atas apa yang kita kerjakan. Sanggupkah kita bila Allah sudah berkehendak????
Wassalammualaykum
see me at : http://maaini.wordpress.com
Kapok koen,,,ngomong ceplas-ceplos,,
dituturi wong tuo iku lho. i’ sing nuturi koen cadaran. nek gak percoyo bukaen ta blogE ibuE..
Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
… hehehe sebelumnya saya sempet kaget, pada saat lihat judul Jilbab gak wajib, ada rahasia apa di balik kata2 itu? setelah saya klik dan telusuri baca ya benar…
Yang wajib menggunakan jilbab adalah seperti yang tercantum dalam al-quran, dan ini merupakan sindiran untuk kaum wanita yang beragama islam, berarti kaum wanita yang beragama islam dan belum mengenakan jilbab artinya…
Semoga ALLAH memberikan hidayah kepada kita untuk selalu istiqomah dalam kebenaran, dan memberikan hidayah juga untuk wanita beragama islam yang belum mengenakan jilbab… Amin..
Rifay
Emm,,semoga yang berjilbab juga ndak menganggap rendah yg belum berjilbab. Karena Allah lebih tau siapa yang benar2 ikhlas&lebih bertaqwa di antara kita. Tentunya bukan orang yg sombong dengan semua kebaikannya. Gitu ya?
assalamu’laikum…Wr.Wb
emhh…
Alloh sayang qt smua..,
smoga qt bs tetep istiqomah, n slalu mmperbaiki diri…
alloh yang lebih tahu, apa yang ada di hati qt..so te2p berusaha luruskan niat qt apapun ibadah yang qt lakukan…
berjilbab yuuk…
Iman dan Islam jika disebutkan secara sendiri-sendiri maka artinya mencakup satu sama lain. Contoh jika kita membaca kata “orang beriman” itu juga berarti “orang Islam”. Jadi bagi mereka yang sudah melakukan minimal kedua rukun Islam (syahadat dan sholat) maka ia tentu masuk kategori “diwajibkan untuk berjilbab”.
Bagi muslimah yang belum berjilbab, hendaknya segera berjilbab. Minimal memupuk rasa bersalahnya karena tidak berjilbab, sehingga pada akhirnya berjilbab. Membuat alasan-alasan untuk tidak berjilbab seperti “soal ikhlas siapa yang tahu?” dan “hatiku berjilbab” justru akan menambah kerasnya hati, sampai pada suatu saat hati itu “mati”.
Sesungguhnya tidak ada iman setelah hati tidak terusik melihat kemungkaran (apalagi kemunkaran itu ada pada diri kita sendiri).
Semoga Alloh memberkahi kita semua.
Hati2 mnejabarkan tafsir ayat2 Al-quran mas ataupun menampilkan penfsirannya kalau tidak betul2 paham… Kalau tak tahu ilmu pendukung penafsiran (ilmu alat, asbabun nuzul, dll dll) jgn dijabarkan sendiri hanya bermodal akal/logika, kl tdk ANda akan celaka dan mencelakakan orang lain, apalagi maslaah hukum, Islam di indonesia sdh ga bener, sikap anda akan menambah kesemrawutan islam di indonesia, kecuali anda memang tak peduli pdislam
penjabaran penafsiran tak hanya bisa dijelaskan dg logika, karena logika terbatas. mhn maaf kl krg berkenan
JILBAB ITU WAJIB TAUUK..
BODOH TOLOL BIN DUNGU kalu ada ORANG YG BILANG JILBAB TIDAK WAJIB UTK MUSLIMAH.
KALU MAU BACA QURAN DAN MENAFSIRKAN ITU PAKAI ILMU, BELAJAR dulu DAN CARI GURU YG BENAR. JGN PAKAI OTAK DAN AKAL YG KOSONG..
MULUTMU ADALH PEDANGMU. SEORANG BISA MATI KARENA MULUTNYA..!
hati2 kalau bicara
kamu benar2 bisa membuat orang terjerumus
kedalam kesesatan yang nyata.
Istirhfarlah kita semua!!!
saudariku, sungguh mulia maksudmu agar setiap muslimah yang membaca tulisanmu menjadi tertarik untuk memakai jilbab. akan tetapi
aku pernah membaca sebuah hadits yang artinya kira-kira begini
“Barangsiapa yang menafsirkan al-Qur’an dengan Ro’yu (logika-Pent, maka ia telah menyediakan tempatnya dineraka”
semoga Allah senantiasa menganugerahkan ilmu yang bermanfaat bagimu
kasihan banget anak ini, ngaji dulu nak yang bener, baru ngomong… ceplas-ceplos kayak tukul bae sampean!
Tulisan yang bagus.. kan di judulnya dikasih tanda tanya “?”.. orang-orang mungkin nggak teliti dengan tulisan anda.. akhirnya banyak yang mencela..
GOOD…
orang yang baca pendahuluan aja bisa salah ngerti tau.
Pa’i,,pai,,emang suka banget cari gara-gara ma orang-orang “taat beragama”. pancet ae,,,kapok koen,,dicaci maki.Wong-wong belum tau kalo koen jebolan pesantren besar. Sory,,tak bongkar privasimu. terbitin comentq ini,,ini amanat.
assalammualaikum.
subhanallah ana sempet kaget waktu baca awalannya
but setelah di telusuri good juga,
tapi mungkin dengan orang yang agak emosi jadi agak nyeleneh penyampaiannya.
ehm afwan kalu comentnya rada gimana…gitu
but,ana berharap moga yang belum berjilbab semoga cepat sadar cauze allah
bagi yang sudah ya……….keep istiqomah aja dech.
jazakallah
wassalammualaikum.
by_sekar @ lampung.
heyt..
bicaralah dengan ilmu sayangku..
tapi by the wayy. ntu foto bayi syapa?
cakepp yaa.
Antum bagus sekali dalam merangkai kata-kata. Ana yakin antum tahu syarat menafsirkan Al Qur’an bagaimana. Tapi menurut ana metode yang antum gunakan saat ini cukup efektif daripada metode tafsir ulama’ klasik. karena dakwah tergantung zaman dan keadaan. Tugas kita sebenarnya adalah mencari yang lebih efektif, itu saja. dan ana menemukan itu di diri antum. Ana yakin orang-orang yang berkomentar bahwa antum tidak berilmu justru dia yang masih dangkal. Ana sempat tahujuga ada yang mengatakan antum jebolan pesantren juga. Ana lihat yag berkomentar di atas hanya seorang akademisi kampus yang belajar islam baru-baru saja. Baru mengenal islam. Tolong jangan menyerah untuk menulis yang lebih menggugah nalar lagi. Orang seperti antum yang dibutuhkan agama ini. Hamasah akhi,
wahhh, mas artikelnya bagus sekali,
boleh ana kutip gak ide-idenya and ana masukin di blog ana?
Anda telah berijtihad, terlepas dari syarat berijtihad dari ‘ulama fikih’,entah benar atau salah ijtihad anda,tetap dapat pahala.Bagi yang ‘nyela’,hargai pendapat orang lain.Toh sebagian ulama juga ada yang berpendapat jilbab tidak wajib.
semoga Allah memberikan hidayah bagi Hamba-hambaNya yang belum menemukan jalan cahayaNya.
duh mas coba belajar yang baik dulu baru bisa ngomong jangan asal ceplas-ceplos.
semua hal itu ada pertanggungjawabannya.
bayangkan sahhaja… jika kita melihat yang satu berjilbab yang lain tidak kira-kira mana yang akan kamu suka??
kemudian bayangkan lagi…. eh, tapi sekarang ikhwan udah pada licik
nggak mau lihat yang nggak berjilbab, tapi begitu melihat yang berjilbab jadi napsu…
bayangkan lagi… jika mereka para akhwat dianjurkan untuk tidak keluar rumah
apa masih ada yang napsu
non muslim ataupun muslim tetap sama saja mereka dianjurkan menutup aurat… kerena sekarang tidak lagi dalam rangka membedakan antara islam dan non islam.. tetapi lebih kepada upaya untuk menjauhkan diri dari zina….
negara islam atau bukan apakah kita rela ,elihat keluarga kita terutama yang laki-laki melihat aurat perempuan. nggak peduli islam ataupun non islam
great to ta ta pi pi…. ya gitu deh buat nyari inspirasi emang taktiknya gitu kok cerdik alias warong warang right artinya ,,,,,,???
eh tau gak itu foto keponakan guwww
lo tinggal dimana sih
ternyata lo yang curi yaaa
….cnd
mas mas ,,,mbak mbak…kalo comment liat dulu dong isi artikelnya…
pahami betul betul isinya…
jangan asal kasih komen sangar gitu…
mas rifa’i ga asal ceplas ceplos loh…
baca baik baik isi artikel nya…
test
kok pada ribut sih…….mending kita makan jengkol ama pete,sambal,nyam ………………..
hahahaha
duh sahabat…. keepo c sampean iku????
aku ae sing jilbaban merasa terdholimi dengan fatwa sampean….
harap dimaklumi dan dipikirkan baik-baik kata-kata ku iki.
tapi cukuplah comment yang ada diatas. harus diluruskan lagi iki.
Bismillah..
Saya sangat suka dengan artikel ini. Keren.. Salut untuk Rifa’i.
Antum dikaruniai bakat untuk berdakwah di media tulis-menulis dengan mad’u ‘ammah. Gunakan semaximal antum bisa! Yahfadzunallahu miroron, amin.
assalamualaikum, wr, wb
awalnya sempet kaget ngebaca comment2 sebelumnya, bahkan ada yang sampai bernada marah. Tapi ternyata ketika dibaca perlahan, ada maksud yang sangat besar dalam tulisan singkat ini. Ya, jilbab hanya untuk wanita yang beriman… Buat yang nggak beriman ya gak usah berjilbab..
nice writing.. I’ll link your blog in mine yak!
wassalamualaikum, wr, wb
Mas, antum kreatif…betul bahwa semua perintah Allah itu tidak wajib, tapi bagi orang yang TIDAK beriman.
Berjilbab…?? Tidak wajib bagi wanita yang TIDAK beriman.
Bagi wanita beriman..?? WAJIB donk…!!! so…sudahkah anti berjilbab hari ini??.
Note : mohon ijin utk mengutip tulisannya ya…hatur nuhun.
asslammualaikum..
wacana diatass keren bgt, tp klo yang baca orang yang bener2 awam bisa-bisamereka terjerumus loh..
apakah ini salah satu dari ajaran sesat????
kalao menurut anda seperti itu memakai jilbab tu gak wajib
anda tu salahhhhhhh besar…
saya baru mendengarnya cuma dari anda….
Terlepas dari benar/tidaknya. Tapi saya suka dengan cara penyampaian Anda. Mengajak kita untuk berpikir lebih dalam. Dan selanjutnya, terserah bagaimana masing-masing individu untuk menyikapinya.
Berpikir..berpikir..belajar..belajar..
HATI – HATI la wa’ klo ngomong…..
Dari zaman nabi adam smpai skrg yang namanya pakai JILBAB tu WAJIB bagi muslim…
Anda bukan termasuk orang” yg memberikan ajaran sesat kan wa”… Maka dari tu insaf la wa”… Seblm smuan nya terlambat.
Ada baik nya kamu belajar tafsir dulu deh…….sebelum bikin tulisan kaya gitu. Atau jangan-jangan kamu bukan seorang muslim yang kerjanya cuma mau bikin iman orang jadi goyah. Afwan bukan suudzon coba lihat pernyataan kamu “coba buka mushaf KALIAN”!!!! kenapa harus pakai kata kalian ????? kalo memang kamu orang islam kenap ga pake kata “KITA”???????
Rifay
Ups! Perbedaan tafsir kata ternyata. Maksud ane ‘mushaf milik kalian’. kita semua punya mushaf di rumah kan? nah, silahkan dibuka masing2. gitu maksudnya…!
kok malah goyah? seharusnya malah baik menurut ane. kenapa?
yupz, dibaca baik2 ya..
Assalamualaikum, saya dari Malaysia ingin menegur ayat rifay berbunyi:
“Artikel ini cuma buat yang SMART, yang ngerasa gak begitu smart silahkan tanya.
Apakah kamu telah menutup aurat dengan benar? Kalo belum berarti kamu tidak yakin itu wajib, kalo begitu artinya kamu tidak percaya perintah itu datang dari Allah, n itu artinya kamu tidak percaya pada Allah, n itu artinya kamu tidak yakin kalo Allah itu Tuhan, n itu berarti kamu tidak yakin itu wajib, kalo begitu artinya kamu tidak percaya perintah itu datang dari Allah, n itu artinya kamu tidak percaya pada Allah, n itu artinya kamu tidak yakin kalo Allah itu Tuhan, n itu artinya kamu bukan orang beriman apalagi Islam n itu artinya kamu orang………….(dijawab sendiri ya,,)”
Adakah kalian sedar bahawa ayat itu adalah kaedah khawarij untuk mengkafirkan umat Islam pada zaman Saidina Ali? Pada zaman Saidina Ali, golongan khawarij telah muncul dan merupakan gerakan takfir (suka mengkafirkan) orang lain dengan menggunakan kaedah seperti saudara Rifay gunakan.
Puak Khawarij mengatakan orang yang minum arak bererti dia menghalalkan arak. Siapa yang menghalalkan arak dia cabar tuhan. Siapa yang cabar tuhan dia kafir.
Mendengarkan budaya kafir mengkafir yang dibawa oleh Khawarij dengan method itu, Saidina Ali memanggil Khawarij untuk berhujah. Saidina Ali mengeluarkan hujah bahawa:
Jika orang mencuri itu kafir, mengapa Nabi memberi harta pusaka kepada pesalah yang dipotong tangan. Jika pesalah adalah kafir, ia tidak layak menerima harta pusaka
Jika orang berzina itu kafir, Nabi tidak akan menyembahyangkan jenazah orang yang dihukum rejam.
Kemudian puak khawarij kehabisan hujah lalu mengkafirkan Saidina Ali.
Awas, jangan kita tergelincir menjadi khawarij! Jaga2 dlm method fiqh!
“Hai nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan wanita-wanita mukmin: ‘hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka’. Yang demikian itu supaya mereka lebih MUDAH DIKENALI, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Al-Ahzab, 33:59)
Asbabunnuzul bagi ayat ini adalah ketika itu Saidatina Aisyah diganggu oleh pemuda kota kerana tidak memakai jilbab. Pemuda ketika itu keliru bahawasanya adakah Aisyah adalah hamba atau wanita merdeka. Ini kerana wanita hamba ketika itu dilarang berjilbab kerana itu pakaian kasta bangsawan atau wanita merdeka.
Oleh kerana itu jilbab diperintahkan ketika itu demi membezakan golongan merdeka dengan golongan hamba DAN MUDAH DIKENALI agar tidak diganggu. Ayat perlulah ditafsir menurut Asbabunnuzul nya bukan semberono sahaja.
Mengenai pendapat pembatasan aurat merujuk kepada hadith:
HR Abu Daud dari Aisyah bahwa Asma putri Abu Bakar suatu hari berkunjung ke rumah Nabi, lantas Nabi bersabda menegurnya: “Wahai Asma! Bila seorang gadis telah haid, tidak boleh (lam yasluh) terlihat bagian organ tubuhnya kecuali bagian ini (Nabi menunjuk muka dan kedua telapak tangannya).”
Namun bagaimana jika hadith itu bermasalah?
Hadis ini dikeluarkan oleh Abu Daud dalam kitabnya Sunan Abu Daud, jld 4, ms 521, no: 3945. Berkata Abu Daud: Hadis ini mursal, Khalid bin Duraik belum pernah menemui A’isyah radiallahu ‘anha. Dalamnya juga terdapat Sa‘id bin Basyir Abu Aburrahaman al-Bashari, tamu Damsyik, maula Bani Nashr, tidak seorang yang membincangkannya.
Dalam hadis terdapat dua kelemahan, pertama kerana salah seorang perawinya (orang yang mendengar hadith) iaitu Khalid bin Duraik ternyata tidak pernah menemui A’isyah radiallahu ‘anha. Kedua Sa‘id bin Basyir adalah seorang perawi yang daif. Hadis ini juga dikeluarkan oleh al-Baihaqi dalam Syu‘aib al-Iman, jld 6, ms 165, no: 7796 dan Sunan al-Kubra, jld 7, ms 138, no 13496 melalui jalan yang sama.
Kedaifan hadis ini sebagaimana terang Abu Daud menyebabkan sesetengah pihak, terutamanya di kalangan modernis menolak kewajipan memakai tudung bagi wanita Islam.
Sebab itu bab jilbab menjadi khilaf kerana tertolaknya hadith itu berdasarkan pakar hadith dan akuan Abu Daud sendiri dalam sunanya. Kita sebagai orang awam jangan hanya bertaqlid malah perlu mengkaji perincian nas
Boleh baca selanjutnya di blog saya:
nasrulislam.blogspot.com
……..
dasar bodoh orang yang bilang pakai jilbab tidak wajib,bodoh banget,wajib tau!!!! nih jilbab yang dipake harus : menutup sampai pinggang,dan jilbabnya tdk kecil,ketat/transparant.yg penting wajib.yang gak percaya berarti gak percaya agama islam.yg gak percaya bilang ajah…jujur aja,ngaku aja pingin cantik&nggak jelek,karena liat kan orang2 pake jilbab banyak yg jelek!dasar,maunya cantik dunia.cantik akhirat,dong!!!! poster bohong!!! pokoknya wajib sesuai syarat di atas.yg tdk percaya=wellek